Jumat, 12 Mei 2017

Aku belom ngasih judul hehe bingung ,

" Aku sangat berharap kalau kau yang jadi istri ku tapi takdir berkata lain "
Suasan pernikahan ardi saat itu sangat ramai  acara acara yang di suguhkan juga sangat meriah, tamu tamu tah henti hentinya berdatangan ,tapi bagi ardi semua itu hanya keadaan yang memaksakan dirinya untuk meinggalkan kekasih yang di cintainya, " aku juga berharap begitu tapi aku sadar akan posisiku di mana , kamu juga harusnya mengerti akan perasaan orang tua mu " jarell berusaha menahan air matanya supaya tidak tumpah di situ , ardi yg memakai baju pengantin sangat terlihat menawan dan ganteng , " aku sangat mengerti mreka tapi mreka gak pernah mengerti perasaan ku , " kebetulan pengantin wanita saat itu sedang berada bersama teman temannya jadi ardi dan jarel memiliki waktu luang berdua di kursi tamu , elsa yang jadi pengantin wanitanya juga tau kalau jarrel mantan kekasih ardi jadi dia sengaja memebri mreka waktu untuk berbicara berdua , " udahlah dri lupakan aku dan pokuslah pada istri mu ,aku di sini baik baik aja ko , kamu harus bahagia ,kalau kamu bahagia aku juga di sini sangat bahagia " jarel berusaha melupakan ardi walaupun paktanya dia tidak bisa " aku sama sekali gak bahagia rel "
" tapi dri kamu..."
" aku gak sanggup ninggalin kamu dengan cara seperti ini rel "
" aku sangat paham perasaan mu dri , tapi kamu harus nerima takdir .... ya udah dri aku gak sanggup lama lama di sini..... happy wedding yah bahagiakan istri dan keluarga mu , semoga menjadi suami yang baik " jarel langsung pergi tanpa ardi menjawab ucapan selamatnya itu , tatapan ardi sangat kosong saat melihat kepergian jarrell , 

Kesunyian dan kegelapan malam ini , bintang yang berhamburan di langit yang gelap dan bulan yang terus menerangi gelapnya malamnya , jarel duduk sendiri di atas balkom rumahnya melihat bintang yang bersinar di langit sana jarel jadi teringat saat pertemuan malam minggunya bersama ardi 2 minggu yang lalu 

" dingin sekali malam ini aku lupa membawa switter " jarrell kedingingan karna memang angin malam sangat spoiy spoiy , ardi yg memakai switter biru langsung melepaskan dan langsung memakaikanya ke bahu jarel , jarel menatap ardi " udah pakai saja switter ku ,aku takut nanti kamu masuk angin " saut ardi , jarel hanya balas dengan senyuman " rumput di sana katanya lembut kita ke sana aja yu " lanjut ardi 

Jarel dan ardi menatap bintang bersamaan mreka berbaring di rumput yang lembut itu , tempat wisata di sentul ini memang sangat terkenal dengan rumput yang lembutnya sehingga orang orang berbondong bondong mengunjungi tempat wisata itu, " kamu liat bintang yang di seblah sana dia bersinar sangat terang dari yang lainya "  kata ardi sambil menunjuk ke arah bintang " iyah aku liat sangat indah sekali " saut jarell " aku akan memeberi nama pada bintang itu dengan sebutan 'jarrell' " senyuman ardi yang sangat imut membuat jarel ingin selalu mentatapnya " waaw aku suka nama yang cantik hehe " saut jarel sambil tersenyum " iyah pasti cantik dengan cahayanya yang berbeda dari yang lain... hmm oh iyah aku sudah memberi nama bintang buat mu , sekarng nama bintang buat ku mana hehe " ardi menatap jarel " hmmm sebntr aku cari dulu yang lebih terang dari aku" kata jarel sambil melihat ke arah langit " hmm yang paling terang di sini cuman bulan , bagaimana kalau nama bulan itu aku kasih nama 'bulan ardi' " lanjut jarrell " hahaha bulan terlalu besar... "                   " iyah emang besar sangat besar , sebagaimana aku menyayangi mu sbesar bulan itu , aku benar benar gak mau kehilangan mu ardi " 


" lagi liatin apa coy serius amat"    lmunan jarell di pecahkan oleh suara  yana yang entah dari kapan itu anak ada di seblah nya " 

Komen next kalau pengn di lanjut cerita ini hehe

Tidak ada komentar:

Posting Komentar