Selasa, 09 Mei 2017

Perjodohan yang tak terjodohkan

" asal kamu tau aja aku hanya wanita yang penuh dengan kekurangan "
Pertemuan pertama nya dengan ardi sedikit buat midah merasa degdegan ,
"Aku juga tidak sebaik yang kamu lihat "
" hmm terus apa kah kamu menyutuji apa yang orang tua kita suruh ? "
" aku belom sepenuhnya menyutuji , aku ingin kamu melihat dulu sikap baik dan buruk ku , aku takut kamu menyesal kalau terlalu buru buru, skarng aku ingin jalin hubungan pertemanan pndekatan dengan kamu , lagian aku mash kejar target kerja "
  " aku sih gak masalah , ibu dan ayah ku juga tidak terlalu memaksakan perjodohan ini , dan memang kita gak ada salah nya jalin hubungan pertemanan dulu saling mengenal satu sama lain "

Pertemuan Midah dan Ardi pertama kalinya berjalan dengan lancar
Mreka jalin hubungan sampe dua bulan ini ,karna sikap Ardi yang lembut membuat Midah merasa nyaman denganya , sampai Midah berpikir bahwa dia sekarng benar benar menyukai Ardi dan siap menerima Ardi sebagai imam dalam hidupnya.
     " haah seriusan nih sekarng lo mulai nyaman sama dia " pagi pagi ini Jarel sengaja ke rumah Midah, di libur kerjanya ini dari kemaren dia emang sudah berniat untuk bertemu dengan sahabatnya yang katanya di jodohkan dengan lelaki ganteng dan mapan hal ini buat jarel penasarn dan ingin tau jawaban sejujurnya dari Midah ,
" iyah yakin dong selama 2 bulan ini kan dia perhatian banget sama gue , terus ibu dan ayah juga sangat menyukai hubungan gue sama Ardi terus keliatanya mreka sangat senang sama perjodohan ini "
" mmm gue ikut seneng deh kalau gitu takutnya lo pura pura bahagia , kebanyakan orangkan di jodohin itu karna paksaan ,terus gue takut lo maksain diri supaya orang tua lo seneng "
" ngga lah rell, serius ko gue bahagia sama dia   awal denger gue bakal di jodohin sih emang agak kaget, kaget banget malah sampe gue berpikir mash jaman emang di jodohin ? kaya gue gak laku aja , "
" emang lo gak laku hahaha "
" bukan gak laku cooy gue emang lagi males pacaran "
" haha iyain aja biar cket kelar hehe , terus terus abis itu ? "
" rese luh ah . Yaah stelah ayah mempertemukan gue sama Ardi , Ardi nanya inih nanya itu yah gue jawab  , dan emang dari awal gue liat dia masuk rumah kayanya  gue udh mulai suka sama dia , gimana enggak suka coba ?
Cara berpenampilan dia rapih banget,wangi parfumnya duuh harum banget, tinggi badanya emang seukuran cowo dewasa , terus dia nyapa gue lembut banget pembicaranya juga mudah di mengerti , lo tau kan cewe kaya giamana ? Kalau ada cowo macem gitu , dia emang tife gue banget rell "
Mendengar cerita Midah tidak terasa jarell menghabiskan satu toples keripik singkong yang di suguhkan ibunya Midah
" ooohhh hmmm gitu ceritanya , terus rencana nikahnya kapan ? " jarel masih mengintrogasi
" kemaren ayah nya Ardi datang ke sini , katanya sih secepat ini "
" secepat ini.... hmm secepat ini juga gue bakal kehilangan sahabat konyol gue dong ! "
" kehilangan ! , emang gue mau kemana coy cuman mau nikah doang ko gak sampe pergi jauh ninggalin eloh "
" maksud gue , kan kalau udah nikah udah punya kewajiban masing masing dan hidup lo gak mungkin sebebas waktu perawan , terus kita gak bisa main bareng lagi "
"Ya ampun rell , lo masih bisa ko main ke tempat gue "
" iyah iya deh , "
" doain yah rel semoga ini emang yang terbaik buat hidup gue dan masa depan gue "
" amin doa ku selalu menyertai mu kalau tidak menyertai juga gak apa apa kn hehe "
" dasar loh , pokonya doain ok "

Malam minggu yang kelabu ini di guyur hujan dan kilatan petir ngehiasi langit yang gelap ini  , namun tamu istimewa Midah tetap  datang ke rumahnya , kedua pihak keluarga Midah dan Ardi memang sangat menyukai perjodohan ini ,senyum lebar yang di pancarkan dari keluarga Ardi sangat membuktikan kalau mreka  menyukai Midah menjadi menantunya , mungkin karna persahabat antara pak hamid ayah Midah dan pak joko ayah Ardi yang sangat lekat dari jaman mreka duduk di bangku SMA , sampai membuat kesimpulan untuk menjodohkan anak anaknya supaya persahabatnya terus terjaga ,
Pertemuan keluarga Ardi  dan keluarga Midah kali ini sempet bikin jantung Midah deg degan ,
stelah dia menyapa keluarga Ardi,

 Midah duduk di seblah ayahnya ,
" nak Ardi nya gak ikut ? " tanya ibu
" hhh oh dia lagi kerja ambil sip malam  " jawab ibu Ardi.
" oh iyah neng bisa masuk kamr dulu ,ini pembicaran gak boleh neng tau sprais buat kamu " kata pak joko sambil tersenyum kecil
, " huh jangan jangan acara seserahanya skarng duh gue harus siap siap " kata Midah dalam hati ,
" oh iyah pah neng masuk kamr kalau gitu "
Di kamr Midah terus bepikir gak karuan , seneng,bahagia,campur ragu dan degdegan bersatu dalam pikiranya

Stelah keluarga Ardi pulang, Midah segera menghampiri ayahnya, dia meminta jawaban dari rasa penasarnya itu 

" ayah , ayah harus ngomong sama neng "
" ngomong apa neng " jawab ayah
" kenapa tadi pak joko nyuruh neng tidak ikut ngobrol ,memang topik  apa yang di omongin "
Pak hamid hanya terdiam ,
" ayaaah , eh apa acara seserahn nikahnya skarng yah , ayah ayo dong kash tauu " Midah mash mrengek meminta penjelasan
" ya udah deh kalau itu sparais buat neng gak apa apa hehe "
Karna ayah tidak menjelaskan ,Midah menghampiri ibunya di dapur ,
" bu apa ibu tau rencana keluarga Ardi datng ke sini ?? "
"Hmm ibu tidak tau neng "
" aaaaa masa sih ibu kn dari tadi ngobrol terus sama mamah Ardi , eh bu apa pernikahanya akan sgera terlaksana " raut wajah gembira Midah tidak bisa di sembunyikan lagi dari tadi dia terus tersenyum ,
" hm ibu ngobrol topik lain sama mamah Ardi  , oh iyah neng Ardi suka ngash kamu kabar tidak ? "
" yaaaa , hm suka , kmarem kmaren dia ada ngabrin dan telvon neng , tapi udh dua hari ini gak ada kabr bu , memangnya kenapa ?? "
" oh tidak apa apa , ya udah ibu bikin kopi dulu "
" ibu serius gak tau apa apa soal kedatangan tamu kita tadi ? " 
" tanya saja pada ayah mu neng "
Karna pertanyaanya belom terjawab ahirnya Midah kembali menghampiri ayahnya di ruang tamu ,
" ayaah neng marah ah kalau gak di kasih tau ! " kali ini Midah jemberut sikap kekanak kanaknya mulai kumat , kalau sudah kumat Midah pengnya di manja ma,lum Midah anak satu satunya yg di miliki keluarga pak hamid dan ibu mae ,
" ayah mau bikin sprais lagi dan mengejutkan neng yah , ya ampun ayah perjodohan ini juga udah bikin neng terkejut ko " lanjut Midah 
" ayah bingung harus bilang apa sama kamu neng "
" memang nya kenapa ayah  ? "
" hmmm........sebelumnya maapkan ayah, telah buat kamu bersedih "
" maksud ayah ?? "
" harusnya ayah tidak menyutuji perjodohan ini kalau ahirnya buat kamu bersedih dan sakit hati "
" ayah neng gak ngerti maksud ayah apa ? Neng bahagia ko di jodohin dengan Ardi "

 " justru itu ayah tau kamu sangat menyukainya , tapi ..... "
" tapi apa ayah ?"
" tapi Ardi tidak menyukai mu , sebenarnya awal perjodohan dia sudah memiliki pacar namun karna paksaan pak joko yang ingin menjodohkan Ardi dengan mu , Ardi harus terpaksa meninggalkan pacarnya, dan sekarng karna dia tidak bisa menikahi mu ahirnya Ardi kembali ke mantan pacarnya dan akan menikahinya  walaupun pak joko tidak menyutuji pernikahanya, dan kedangan joko ke sini mereka meminta maap sebesar besarnya "
Hujan telah berhenti dari tadi bahkan suara petir sudah tidak mengagetkan lagi namun Midah serasa di sambar petir merasa tepukul sama penjelasan ayahnya Midah menangis karna ini sangat menyakitkan buatnya                 "hhhhhhh  ini kah sprais yang di bilang pak joko :'(  kenapa.... ? Kenapa.....? Ayah ....kenapa semuanya menyakitkan buat neng." 

Midah sudah tidak sanggup melanjutkan obrolan bersama ayahnya segra Midah berlari menuju kamr nya , terdengar daun pintu terbanting "braakkk"
Dia terus menangis tersedu sedu " kenapa ,kenapa ahirnya bakal seperti ini ardi  ? kenapa kamu begitu jahat sama aku ? kenapa kamu memberi harapan kosong ? ,kenapa dulu kamu minta pendekatan dengan ku  ? kenap harus aku yang tersakiti  ? Kenapa ? Hhhikhiks "
     Midah mengusap airmatanya dan langsung meraih hanpone
" halo rel , lo masih kerja gak ? "
" iyah say , enggak ko ini mau pulang udah keluar , ada apa ? "
" pulang kerja langsung ke rumah gue yah "
" oh iyah ,tar gue langsung ke situ , kayanya lo lagi nangis ,kenapa say? "
" enggak apa apa ,lo langsung ke sini yah gue tunggu baay "

"Haaaaah whaaat seriusan lohh ,ya ampun say ini kedua kalinya lo ngagetin gue " jarel syok stelah midah menceritakan semuanya kepada sahabatnya itu , memang saat saat sulit seperti ini cuman sahabat yang kita butuhkan , Dan sahabat yang memberikan bahunya untuk bersandar ,bagi midah jarrell memang sahabtanya yang sangat mengerti akan dirinya semuanya rahasia dalam hidupnya telah di curahkan kepada sahabatnya itu ,

" hik hik hik hik seriusan rel , buat apa gue nangis gini kalau gue bohong hik hik hik gue kecewa rell sama Ardi dan gue sangat bodoh telah memberikan hati inisepenuhnya buat Ardi , ya tuhan kenapa ini sangat  menyakitkan pantes aja dua hari ini dia tidak memberi gue kabar rel   " Jarel mengusap ngusap bahu midah ,jarel sangat mengerti kondisi midah saat ini " gak nyangka banget si ardi bisa segitunya sama lo , tapi di sisi lain gue juga ngerti posisi ardi, pasti ini sangat sulit buat ambil keputusan ,"        

" dah ahirnya dia memutuskan untuk menikah dengan mantan nya ,iya kan "     " yaah mungkin karna ardi lebih menyayngi dia , " tangisak isak midah masih terus berlanjut , " iyah gue ngerti dia ngasih harapan palsu dan pura pura sayang sama gue karna ayahnya yang memaksakan untuk nikahin gue,jadi dia gak tulus sama sekli kalau karna paksaan kaya gitu,gue benar benar kecewa :'( "            "gue kira ahirnya gak bakalan sperti ini ,padahal gue udah seneng kalau lo jadi nikah , gue bakal jadi pelayan tamu di pernikahan lo ,dan melirik lirik tamu yang ganteng ganteng " melihat midah terseyum karna candaanya jarel merasa lega rupanya Midah masih bisa tersenyum  " garing loh ah,  " saut ndot sambil mengusap air matanya   

" ya udah lah mungkin dia emang bukan jodoh loh inget gak kata al_quran kan 'wanita yang baik untuk laki laki yang baik' begitu juga sebaliknya, elohkan orang baik dan mungkin si ardi gak baik buat lo jadi gak cocok,skarng aja dia udah bikin lo nangiskan apa lagi ntr bisa bisa lo bakal nangis tiap hari , gue yakin di luar sana calon imam yang sesungguhnya buat loh lagi menanti kedatngan lo say " 

" iyah juga sh , tapi gue mash kcewa sama dia harusnya dia bilang ,jujur sama gue kalau dia udah punya pacar dasar ! malah ngasih harapan palsu ke gue , coba aja kalau dia bilang dari awal pasti gue bakal ngertiin dan menentang perjodohaan ini , anjing dasar " 

" ya udah kalau mau marah keluarin semua unek unek loh dengan wujud panggilan setan anjing karna gue tau lo sangat kcewa banget di PHPin jadi mau dia panggil setan ke atau anjing ke ,juga gak apa kalau itu semua bikin loh puas dan tenang" midah terdiam sejenak sambil mengusap ngusap air matanya    " halah haissh gue orang baik rel biarkan dia menikah sama siapa aja , gak ada gunanya gue marah marah yang harus gue lakukan skarng hanya mengiklaskan tanpa ada rasa balas dendam ,gue gak boleh terlihat sedih, lagian kenapa juga ini air mata harus jatuh cumn gara gara laki laki brengsek macen dia haiss sialan   " 

" waaaaw i like it ini baru sahabat gue semangat dong jangan samapai lo galau terus menerus , jadikan masalah ini pembelajaran buat hidup lo ,  " 

" ok sekarng gue harus semangat memperbaiki diri kan kata lo jodoh itu cerminan kalau gue baik pasti jodoh gue juga orang baik iyah kan ?" 

"Yoi coy yu kita perbaiki diri besama sama " 

END!! 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar