Jumat, 30 Juni 2017

Perubahan hidup

Nama ku Ali devano tinggal di sentul nirwana bogor jawa barat indonesia , aku punya pengalaman hidup yang sangat mengesankan selamat membaca ,

Ketika aku berpikir kalau hidup di dunia ini cuman mencari kebahagian dan kesenangan harta yang banyak ,
  Dan bagi ku bukan harta yang banyak yang membuat aku bahagia hidup sederhana bagi ku sudah cukup , soal kebahagian , aku bahagia bersamanya tapi kata orang kebahagian ku salah dan benar benar salah dan aku rasa juga begitu tapi !! Cuman bersamanya yang membuat ku bahagia membuat ku nyaman , terkadang aku menyalahkan mereka yang menganggap ku tidak normal tapi apa mreka tau perasaan ku ? Mreka hanya memandangku dari luar saja dan menilai semua kehidupan ku dengan salah cumn karna menyukai sesama jenis , dari waktu sekolah SD aku memang punya trauma yang sangat menyakitkan , ketika aku berumur 7 taun kedua orang tuaku harus bercerai gara gara ibu yg memilih orang itu yg lebih mapan dan kaya dari ayah, aku dan ayah di tinggalkan , saat aku masih membutuhkan kasih sayang dari seorang ibu aku malah terlantar dan tidak terurus semnjak kejadian itu ayah sedikit stres dia tidak memikirkan aku yang mash kecil ,ahirnya aku harus bertahan dalam kerasnya hidup , hari berganti hari bulan berganti bulan papah mulai tenang dia kembali berkerja seperti biasanya karna sibuk kerja aku harus mandiri , saat aku duduk di bangku kelas 1 SMP pandangan ku ada yang aneh aku lebih suka melihat lelaki dari pada melihat perempuan trauma ku terhadap kelakuan ibu dulu benar bnar membuat ku ada yang salah , sampe saat ini aku belum melihat ibu aku kcewa tapi di sisi lain aku merindukanya ,
Kehidupan ku dulu sangat kelam.
aku harus banting tulang  untuk mencari napkah,saat aku keluar SMA aku tidak melanjutkan pendidikan karna ayah jatuh sakit dan aku harus merawatnya untuk kebutuhan sehari sehari aku mash bersukur belum pernah merasakan kelaparan sedikitpun dan aku nyaman hidup sederhana ini ,
   Suara dering telvon mengagetkan ku yang sedang melamun segera aku meraih hp ku
"Halo al" suara dari balik telvon
" iyah jack ada apa ? " tanya ku
" sekarng jalan yu "
" males ah ,gue lagi mager libur kerja pengn tidur aja lo aja sana " libur kerja hari ini memang sangat melahkan aku lebih memilih tiduran dri pada main keluar
" ya udah gue jalan yah sama pacar lo si pirman hehe bedua doang gak pph yah "
" jack lo mau nikung gue " jawab ku kesal kadang jack suka becanda keterlaluan
" haha lagian yu keluar yu gue mau sama aldi lo sama priman yah , "
" hadeh ya udh deh " ajakan jack tidak bisa di tolak lagi, terpakasa aku harus ikut main bersamanya tidak apa apa yang peting priman ikut hehe ,

Saat ku berkumpul menunggu jam tayang bioskop aku duduk2 di kursi yang sudah di sediakan di tempat cinema 21 itu ,
" jangan pegangan tangan di sini peak " aku sangat tidak nyaman saat pirman terus mnpel di tangan ku
" si jack sama aldi aja pegangan tangan bep  " saut pirman
" di sini banyak orang culun  tr di sangka kita gak normal " kata ku agak kesal
" emang kita gak normal hehe " pirman mash mngelak
" peak peak ya udah serah loh deh "
" hehe kamuh kalau lagi ngambek lucu deh " pirman berusaha menghilangkan raut wajah bete ku ahirnya aku terpaksa tersenyum biar dia tidak banyak oceh lagi , kadang dia suka malu maluin tapi di sisi lain aku nyaman bersamanya ,
jam tayang flm yang akan aku tonton sgera di siarkan aku langsung masuk teater , pirman mash mengandeng tangan ku ,
Kebetulan flm yang akan kami tonton bergendre horor , sengaja aku memilih flm ini supaya si jack ketakutan dan pipis di celana haha , flm sudah mulai dari adegan pertama sudah bikin bulu kuduk merindng tapi aku merasa sudah biasa jadi tidak terlalu takut , aku melihat ke arah jack dia sangat ketakutan " mampus lo jack siapa suruh ngajak gue main hahaha " kata ku puas
" maap mas bisa gak jangan berisik "
Kata cewe yang duduk di sblah kanan ku
" hehe maap mba " sautku
Saat di tengah tengah adegan paling horor si cewe yg duduk di belah ku ketakutan dan tanpa sengaja dia berusaha untuk tidak melihat adegan itu ke bahu ku , " haduh ini si neng ngapain nonton flm horor kalau takut kaya gini " gerutu ku dalam hati , firman yang melihat pemandangan itu merasa cemburu padahal dia mash menggenggam tangan kiri ku tetap saja melihat cewe yang menyelinap di bahu ku pirman merasa sebal , cewe itu mash mnempel di bahu ku , ada yang aneh ada getaran aneh ada sesuatu aneh saat hembusan napas cewe itu berasa hangat , hati ku merasa degdegan ini sangat langka buat ku , biasanya hal ini aku rasakan saat bersama cowo cowo ganteng namun hal ini aku rasakan bersama cewe yang namanya pun aku tidak tau mukanya pun aku tidak tau karna dalam teater sangat gelap , dadaku terus degdegan aku biarkan semua itu aku rasakan aku tidak sanggup untuk menggeser bahu ku ,
Sampe flm slesai si cewe itu mash nempel di bahu ku " ehm maap mba flm ny udh slesai " pirman yang mash sbal berusaha memisahkanya
Cewe itu gelagapan melihat sekiling , aku melihatnya dia sangat cantik kerudung abu yang menjadi hijabnya membuat dia sangat manis , lalu dia berdiri , tinggi badanya langsing membuat dia terlihat anggun , baru kali ini aku menatap cewe dan memuji , siapa dia ? ,
" kamu kenapa sh bep malah melamun gitu pulang yu " pirman menarik tangan ku " heh kampret lain kali jangan nonton flm horor2 lagi yah sengaja yah lo mah nakutin nakutin gue " jack menpeuk kepala ku ,
" haha hampus lo , lagian cowo masa takut flm kaya gituan haha "sautku
" heh gue bukan cowo yah gue cewe cantik " lalu ke4nya tertawa , aku

Sempai di rumah aku mash memikirkan siapa perempuan itu kenapa juga dia tidak bertemu lagi saat di luar teater , malam ini aku benar benar memikirkan wanita itu , tentu saja ini pertama kalinya aku memikirkan soal perempuan ,

Hari ini ayah mash sakit aku harus membawanya berobat lagi , sengaja aku meminta telat masuk kerja ke bos untuk mengantar ayah berobat karna kalau bukan aku siapa lagi , sodara2 ayah tidak ada yang tinggal di dekat daerah sini jadi aku tidak bisa meminta tolong kesiapapun , aku duduk di ruang tunggu rumah sakit pikiran ku tidak karuan aku takut ayah sakit parah , pikiran ku mleset ketika pandangan ku tertuju ke wanita yang memakai baju sar,i hitam , " itu kan cewe yang gue temuin di teater kmaren " aku pandang lagi takut aku salah liat ahirnya aku merasa yakin kalau itu cewe yang kmaren , aku mengahampirinya
" asalamualaikum " kata ku
" walaikumsalam " jawabnya
" ehmm ..... "
" eh eh ini kamu kan yang kmaren berisik di teater hehe "
" hehe iyah ini kamu kan yang ketakutan saat adegan horornya "
" hehe haduh maap yah sumpah kmaren gak sengaja maap yah " katanya
" iyah gak apa apa ko , oh iyah siapa nama kamu " jujur ini baru pertama kali aku ingin kenalan sama perempuan
" aku zizah panggil aja ziah " kata dia sambil membalas uluran tangan ku , duuh tanganya sangat lembut
" aku Ali devano panggil aja ali " jawab ku
" kamu lagi ngapain di sini ? " tanya ziah
" oh ayah ku sakit jadi aku anter dia brobat"
" ooh semoga cepat sembuh yah buat ayah kamu " duh ternyata ni cewe baik juga tidak pendiam bahkan saat kenalan dia langsung nebak gue
" iyah amin maksh ziah , kamu juga lagi ngapain di sini ? "
" hm aku lagi jenguk temen dia sakit dan di rawat di sini " jujur aku sangat gugup stlah ngobrol kesana kesini ahirnya aku meminta no telvonya siapa tau bisa jadi teman kan hehe ,

Ahirnya aku nyaman berteman sama ziah sampe aku hampir lupa sama pirman , ahir ahir dia sering marah karna aku jarang memberi dia kabr , perasaan ku terhadap pirman mulai memudar skarng aku malah lebih nyaman bersama ziah , ahirnya aku memutuskan untuk melepas pirman walaupun sedikit berat tapi aku harus karna ini sangat salah bila aku terus berhubungan sama pirman ,
Hari berganti hari bulan berganti bulan aku benar bnar lupa sama kehidupan gay , ziah yang terus nyemangatin hidup ku seolah menjadi obat dalam kehidupan ku , aku ingin hidup normal saat aku mengenal ziah aku ingin hidup sperti laki laki biasanya yang menyukai perempuan , walaupun terkadang pirman memohon untuk balikan aku berusaha menolaknya !
Kdekatakn ku bersama ziah bnar bnar nyaman ahirnya aku memilih untuk menikahin ziah di umur 24 taun ini dan ziah berumur 20 taun , aku ingin menghabiskan sisa hidup ku layaknya manusia normal , bahagia memiliki anak memiliki cucu dan hidup selamanya bersama ziah ,
Ziah i love u !!

Naah gais ini cerita gue ambil dari sisi kehdiupan sahabat gue yaitu ali devano ,
Entah itu pakta atau boongan gue suka saja saat dia bercerita soal kehidupanya nya hehe  next yah walaupun ahir ahir ini gue jarang nonghol di blogger ma,lum gue agak sibuk , hehe sibuk molor

Tidak ada komentar:

Posting Komentar